

Katanya investasi itu hanya untuk orang yang uangnya sudah berlebihan dan nggak tahu mau dipakai apa. Kalau sekarang hidupmu masih pas-pasan, ya sudah, cari uang dulu yang banyak. Nanti kalau sudah kaya, mulai deh investasi sambil bersantai di rumah. Padahal investasi adalah sesuatu yang bisa berguna di masa depan, bukan sesuatu yang baru kita lakukan di masa depan.
Ya memang, tabungan akan menyelamatkanmu bila ada kebutuhan mendadak di masa depan. Tabungan juga bisa berbunga. Tapi Indonesia punya pertumbuhan inflasi yang lumayan tinggi. Bila kamu menabung di bank dengan suku bunga 3%, sementara misalnya inflasi mencari 5%, ini artinya kamu rugi 2%. Karena inilah, orang-orang beralih pada investasi yang menawarkan keuntungan untuk mengatasi inflasi. Daripada uangmu dibiarkan mengendap, atau habis tanpa kamu tahu ke mana larinya, lebih baik kamu putar supaya dapat keuntungan.
Agar tidak hanya mengandalkan dari gaji maupun tabungan, lebih baik segera beralih pada investasi yang menawarkan keuntungan sekaligus mengatasi inflasi. Daripada uangmu dibiarkan mengendap, atau habis tanpa kamu tahu ke mana larinya, lebih baik kamu putar supaya dapat keuntungan. Biar tetap punya pegangan masa depan walau gaji masih pas-pasan, berikut tips cerdas dan cermat memilih investasi ala Hipwee:
Seringnya kita merasa bahwa usia yang masih muda belum saatnya investasi ini dan itu. Gaji saja belum seberapa, untuk makan sehari-hari dan senang-senang sedikit juga sudah nggak bersisa. Pendapat ini jelas-jelas salah. Kalau kamu sudah berkeluarga nanti, kebutuhanmu justru semakin banyak. Iya memang, bisa jadi pendapatan lebih besar. Tapi pengeluaran juga sama besarnya. Jadi mumpung masih muda, belum ada tanggungan selain diri sendiri, jangan ditunda lagi. Inilah saatnya!
Tujuan dari investasimu haruslah jelas sejak awal. Biasanya, investasi memang untuk jangka panjang. Tapi nggak menutup kemungkinan juga untuk jangka pendek, misalnya untuk persiapan nikahan 3-5 tahun ke depan. Bentuk investasimu sangatlah penting diperhatikan. Bila tujuanmu adalah investasi jangka panjang, maka fokuslah ke sana. Jangan tergoda untuk berhenti di tengah jalan saat kondisi sedikit goyang.
Meski mirip, investasi berbeda dengan tabungan. Uangmu yang disimpan di bank dalam bentuk tabungan itu tidak akan menghasilkan apa-apa, selain nominal yang kamu setor di awal. Mungkin hanya ditambah sedikit bunga. Sementara investasi bisa memberikan keuntungan yang cukup tinggi asalkan kamu sabar dengan segala naik turunnya. Karena investasi biasanya jangka panjang, jangan menggunakan uang yang mungkin segera kamu butuhkan. Minimal satu tahun dari sekarang, uang yang kamu investasikan sebaiknya kamu anggap nggak pernah ada.
Macam investasi ada banyak. Mulai dari investasi reksadana, saham online, trading forex, logam mulia, sampai investasi property. Masing-masing investasi punya kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri. Pilihan investasi juga harus dilihat dari kemampuan yang kini kamu punya. Bila gajimu masih gaji freshgraduate yang di bawah 4 juta, investasi saham perusahaan (yang dibeli melalui bursa efek) dan trading forex mungkin tidak cocok untukmu karena modalnya cukup besar dan risikonya juga cukup tinggi. Meski keuntungannya juga tinggi, namun investasi ini butuh pengalaman dan jam terbang tinggi.
Ini yang harus kamu tanamkan dalam pikiran. Berbeda dengan tabungan, investasi punya dua kemungkinan. Dan risiko kegagalan itu pasti ada, karena kita tidak pernah bisa memprediksi kondisi pasar. Karena itu mempelajari kondisi pasar secara cermat akan sangat membantu. Ketika kamu akan berinvestasi pada suatu perusahaan, teliti dulu bagaimana kondisi perusahaan itu. Apakah prospek ke depannya bagus? Apakah punya banyak hutang? Tergesa-gesa meletakan dana investasi pada perusahaan yang tidak sehat risikonya juga semakin besar.
Selain memilih baik-baik perusahaan atau barang yang ingin kamu berikan investasi, diversifikasi di dalam investasi juga perlu. Jangan menaruh seluruh uang yang kamu punya pada satu perusahaan atau barang meskipun saat ini perusahaan itu terlihat sangat prospektif. Kita nggak tahu apa yang akan terjadi di depan, kalau ada apa-apa nyeseknya bukan kepalang. Karena itu, investasikan uangmu di beberapa tempat atau produk yang berbeda. Agar kalau satu lepas, kamu nggak kehilangan segalanya.
Nah, sekarang investasi apa yang paling tepat untuk fresh graduate, yang gajinya masih di bawah 4 juta? Masih buta dunia pasar dan nggak bisa menghitung risiko investasi sendiri? Ada beberapa investasi yang tidak butuh modal besar. Reksa dana adalah salah satunya.
Sistem reksa dana mirip ketika kamu ikut tabungan berjangka dari bank. Bedanya, uangmu tidak akan didiamkan saja di bank, tapi diputar ke instrumen investasi di pasar. Modal yang diperlukan untuk reksa dana relatif kecil. Hanya dengan 100 ribu bahkan 10 ribu, kamu sudah bisa ikutan. Jangka waktunya juga bervariasi. Ada yang setahun, dua tahun, atau lima tahun. Sederhananya, dalam reksa dana ini, dana yang kamu punya akan dikumpulkan dengan pemilik-pemilik dana lainnya, kemudian akan disalurkan ke instrumen investasi dalam pasar.
Takut rugi karena nggak ngerti pasar? Tenang aja, kamu nggak akan repot sendiri. Akan ada MI (Manager Investasi) yang akan menganalisa sentimen pasar dan menghitung risiko investasimu. Jadi kamu akan dibantu.
Nggak kalah penting dari itu semua, kamu juga harus memikirkan kehidupanmu kelak di masa tua. Kan nggak selamanya kamu bisa bekerja, dapat gaji bulanan, dan bisa investasi terus-terusan. Nah, karena itu, memikirkan jaminanmu di hari tua itu sangat penting. Kalau dulu, orang beramai-ramai untuk menjadi pegawai negeri karena hidup mereka sudah terjamin sampai ke anak cucu. Taspen, pensiunan, sampai tanggungan ke istri dan anak sudah ada. Sementara karyawan swasta paling hanya mendapat pesangon untuk beberapa bulan. Tapi tak perlu pusing lagi, karena sekarang sudah banyak layanan jaminan hari tua, mulai dari pemerintah sampai swasta. Jadi meskipun kamu bukan PNS, kamu tetap bisa mendapat dana pensiun.
Saat ini kamu memang punya penghasilan bulanan yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari plus tabungan. Tapi kan kita tidak tahu apa yang terjadi nanti di depan. Yang pasti di masa depan nanti kebutuhanmu semakin banyak, sementara gajimu belum cukup untuk menutup semua. Belum lagi sering ada keperluan mendadak yang menyiksa dompet. Mumpung masih muda, yuk kita berpikir kreatif untuk memutar-mutar penghasilan. Hitung-hitung memberi bantuan finansialmu di masa depan. Biar nggak selamanya mengandalkan gaji, yuk kita mulai berinvestasi!
Artikel ini dikutip dari Hipwee.com berjudul “ Biar Hidup Nggak Cuma Mengandalkan Gaji, Kamu Mesti Tahu 10 Tips Investasi Ini! ”