Strategi Sesuai Generasi

Saatnya ‘Move On’ Dari Deposito ?
January 25, 2018
Reksa Dana: Alasan Utama Berinvestasi
January 31, 2018
Show all

Strategi Sesuai Generasi

Kamu yang mana?

Kamu tuh termasuk generasi yang mana sih? Kata milenial saat ini sedang naik daun, nongol di sana-sini sebagai representasi dari anak-anak muda yang dengan gaya hidup yang moderen abis. Lalu, kamu sendiri masuk generasi yang mana?

Sebenarnya, tak ada patokan resmi pembagian generasi. Tapi secara umum, bisa dibilang bahwa Baby Boomers adalah mereka yang lahir setelah Perang Dunia II hingga 1960, sementara generasi berikutnya – Generation X – lahir di rentang waktu 1961 hingga 1980, diikuti oleh para Milenial atau Generation Y adalah mereka yang lahir sekitar tahun 1981-2000.

Ketiga generasi ini berada di rentang usia yang berbeda-beda, hingga menghadapi tantangan hidup yang berbeda pula. Dengan begitu, strateginya juga semestinya beda satu dengan yang lainnya.

 

Baby Boomers: Kebut dan kelola!

Tantangan buat kelompok yang mulai mendekati – atau malah sudah memasuki – usia pensiun ini adalah masa produktif dan peluang berkarya yang semakin terbatas. Ini menyebabkan mereka harus membatasi diri hanya mengandalkan alternatif investasi yang lebih stabil dan menghindari fluktuasi berlebihan. Kenapa? Karena celengan yang telah dikumpulkan bertahun-tahun sudah waktunya digunakan.

Bagi Baby Boomers, inilah saatnya menyusun rencana pengelolaan bekal pensiun. Dari sisi pengeluaran:

Biaya apa saja yang dapat dihemat (salah satunya pindah ke rumah yang lebih kecil), susun anggaran pengeluaran bulanan yang baru (tanpa biaya operasional untuk bekerja). Untuk pengelolaan dana, pisahkan simpanan menjadi setidaknya 2 bagian: yang akan segera digunakan (misalnya uang belanja selama 6 bulan, disimpan di alternatif yang super likuid dan tidak fluktuatif), serta yang masih bisa dikembangkan (disimpan di alternatif yang agak berfluktuasi tapi terkendali).

 

Generation X: Review dan sesuaikan!

Kelompok yang berada di pertengahan masa produktifnya ini ternyata didominasi mereka yang kurang pede bahwa mereka akan mampi pensiun dengan nyaman. Penyebab yang umum adalah kebanyakan memiliki beban ganda: anak-anak yang tengah bersekolah dan orang tuanya yang tidak memiliki cukup bekal pensiun.

Strategi yang dapat diadopsi kelompok ini adalah kembali menentukan tujuan-tujuan hidup termasuk dana pensiun, dan beralih ke alternatif-alternatif yang cukup agresif untuk memacu pertumbuhan kekayaan.

 

Milenial: Belajar dari yang tua, dan segera mulai!

Kelompok yang lebih muda ini menghadapi tantangan hidup yang cukup kompleks: jumlah kekayaan dan penghasilan lebih rendah dibanding Gen X dan Baby Boomers ketika keduanya berada di rentang usia 20-35, terutama karena tingginya godaan gaya hidup konsumtif dan kemudahan cara pembayaran yang mendukung.

Sisi positif kelompok ini adalah usia yang masih muda, dan rentang usia produktif yang masih sangat panjang. Jika kamu berada di kelompok ini, kamu bebas memilih alternatif investasi yang sangat agresif.

 

Tantangan buatmu: Tentukan tujuan hidupmu, cermati gaya hidupmu, dan mulai investasimu sesegera mungkin.

Good luck!

#yaREKSADANAaja        #InsyafIritInvest               www.klikmami.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *