

Investasi 3-babak
Selain mencocokkan alternatif investasi dengan jenis tujuan investasi kita, ada lagi satu strategi yang bisa memperbesar kemungkinan mimpi finansial kita jadi kenyataan: Investasi 3 babak. Investasi pasar modal berbeda dari simpanan konvensional: nilainya naik-turun. Masing-masing instrumen memiliki karakteristik fluktuasinya sendiri: pasar uang yang cenderung alon-alon asal kelakon, obligasi yang sedang-sedang saja, atau saham yang kadang bikin panas-dingin. Selain mencocokkan alternatif investasi dengan jenis tujuan investasi kita, ada lagi satu strategi yang bisa memperbesar kemungkinan mimpi finansial kita jadi kenyataan: Investasi 3 babak.
Akumulasi
Awal periode investasi adalah saatnya agresif. Nilai investasi naik-turun tak masalah, toh dananya belum akan digunakan. Look at the bright side: Alternatif investasi yang lebih fluktuatif biasanya juga menjanjikan potensi hasil yang rupawan. So, kenapa enggak? Selama beberapa tahun awal, pacu danamu dengan investasi berbasis saham seperti reksa dana saham.
Preservasi
Setelah puas berpacu di jalur Formula 1, tujuan semakin dekat, saatnya ngerem. Tujuannya: mempertahankan nilai investasi yang telah bertumbuh. Mulai redam fluktuasi portofolio, tapi masih sambil menikmati potensi tumbuh walau terbatas. Alihkan investasimu ke alternatif-alternatif yang lebih kalem, seperti obligasi atau reksa dana pendapatan tetap.
Dekumulasi
Tinggal beberapa bulan lagi, tujuan investasi sudah akan direalisasikan. Di tahap ini, tekan fluktuasi serendah-rendahnya, agar dana pasti tersedia saat akan digunakan. Untuk babak terakhir ini, alternatif berbasis pasar uang bisa jadi pilihan sempurna: masih tumbuh di atas bunga deposito, tapi pergerakan begitu stabil.
Dengan beragam tujuan investasi yang harus dikelola pada saat yang bersamaan (dana kuliah si sulung, dana kuliah si bungsu, rencana liburan keluarga, perjalanan ke Tanah Suci, renovasi rumah, modal usaha, dll), alternatif investasi seperti reksa dana bisa jadi solusi simpel. Selain itu, saat ini reksa dana sudah hadir dalam genre-genre sesuai selera: konvensional, syariah, dolar.
Nah, siap berinvestasi dengan lebih strategis?
#yaREKSADANAaja #insyafiritinvest