Apakah Pelipatgandaan itu?

Mengapa Harus Reksa Dana Syariah ?
May 23, 2018
Keamanan Investasi Reksa Dana pada Era Digital
May 25, 2018
Show all

Apakah Pelipatgandaan itu?

Keputusan para investor – baik sadar dan tidak sadar – mempunyai arti penting bagi kekayaan jangka panjang mereka. Guna membantu para investor mengerti lebih baik mengenai dorongan keputusan itu, First State Investments Indonesia (FSII) dengan senang hati memperkenalkan artikel pendek terkait dengan aspek perilaku berinvestasi khususnya tentang kekuatan pelipatgandaan.

Pengantar

Pelipatgandaan bukanlah suatu konsep baru – banyak dari kita akan mengingat mempelajarinya di saat kita sekolah. Ilmuwan legendaris Albert Einstein menyebutnya ‘kekuatan terbesar di jagat raya’, sedangkan konglomerat pebisnis Amerika John D Rockefeller menyebutkan pelipatgandaan itu adalah ‘keajaiban dunia yang kedelapan’. Mungkin ini terdengar sebagai klaim yang berani, tetapi kekuatan pelipatgandaan suatu portofolio investasi memang seharusnya tidak diabaikan.

Apakah pelipatgandaan itu?

Secara sederhana, pelipatgandaan ialah proses dimana hasil suatu investasi diinvestasikan kembali untuk menciptakan pengembalian hasil berikutnya.

Konsep pelipatgandaan lebih mudah digambarkan dengan contoh. Pada saat ulang tahun ke-25 mereka, Ani dan Nita masing-masing menyediakan Rp. 10.000.000 untuk investasi pada reksa dana pasar uang. Untuk mudahnya, asumsikanlah investasi itu memberikan imbal hasil 5% per tahun.

 

 

Ani menginvestasikan semua imbal hasilnya setiap tahun, sedangkan Nita menarik imbal hasil sejumlah Rp. 500.000 setiap tahun dan menggunakannya untuk konsumsi. Coba kita lihat bagaimana investasi mereka pada saat ulang tahun mereka yang ke-45.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Nita memperoleh Rp. 500.000 bunga setiap tahun selama masa 20 tahun – sehingga totalnya mencapai Rp.10.000.000. Tentu dia masih mempunyai investasi awalnya yang Rp. 10.000.000.

Di sisi lain, Ani, melihat investasinya bertumbuh lebih dari Rp. 26.500.000 dengan menginvestasikan ulang imbal hasilnya. Tambahan Rp. 6.532.977 yang ia peroleh diatas Ani menunjukkan kekuatan pelipatgandaan. Anda dapat melihatnya di tabel bahwa investasi Ani sekarang ini memberinya Rp. 1.263.475 di tahun ke-20, sedangkan investasi Nita masih menghasilkan baginya hanya Rp. 500.000. Perbedaan ini akan terus bertumbuh selama waktu jika kedua saudari itu masih tetap berinvestasi.

 

Membuat pelipatgandaan bekerja lebih keras bagi anda

Kekuatan pelipatgandaan dapat diperbesar jika anda melakukan kontribusi kecil secara reguler terhadap investasi anda. Coba kita lihat pada contoh lain untuk menekankan konsep ini.

Joko, Dani dan Tomi bersaudara ketiganya memutuskan untuk menginvestasikan Rp.100.000.000 dalam reksa dana yang sama selama 10 tahun. Selama kurun waktu itu reksa dana tersebut memberikan imbal hasil sebesar 8% per tahun.

Senang dengan keputusan investasi permulaan ini, Joko tidak melakukan kontribusi tambahan. Saudaranya Dani yang lebih bijak tahu mengenai efek pelipatgandaan dan memutuskan untuk melakukan tambahan investasi secara rutin sebesar Rp. 1.000.000 per bulan. Tomi – yang terbijak di antara mereka – memperhitungkan bahwa ia dapat berinvestasi tambahan Rp. 2.000.000 per bulan dan memastikan ia selalu mengkontribusikan jumlah itu terhadap investasinya. Perbedaan dalam tingkat imbal hasil investasi mereka setelah 10 tahun cukup mengejutkan:

Tentu saja contoh ini merupakan contoh yang dibuat. Dimana juga mengabaikan fluktuasi-fluktuasi potensial dalam tingkat imbal hasil investasi selama periode investasi, yang dalam kenyataan dapat mempengaruhi ketiga hasil.

Contoh-contoh ini menekankan bagaimana pelipatgandaan dan kontribusi secara reguler terhadap suatu rencana investasi dapat mempengaruhi secara besar kinerja suatu investasi. Dampak kinerja jangka panjang pelipatgandaan dapat sangat berarti dan tidak boleh diabaikan oleh para investor. Mungkin Einstein dan Rockefeller pada akhirnya, benar.

Yang Harus Diperhatikan dalam Berinvestasi

  • Menginvestasikan imbal hasil yang diperoleh dari reksa dana merupakan strategi yang sederhana tetapi efektif. Hal ini merupakan jalan ‘melipatgandakan’ tingkat imbal hasil investasi anda.
  • Semakin lama anda menginvestasikan kembali, semakin efektif pelipatgandaannya.
  • Buatlah anggaran bulanan pendapatan dan pengeluaran untuk mengetahui tingkat investasi bulanan yang dapat anda buat. Hal ini akan membuat anda mencapai tujuan finansial anda lebih cepat.

 

Investasi mencakup resiko dan kinerja masa lalu bukan merupakan pedoman untuk kinerja masa akan datang. Informasi yang terkandung dalam dokumen ini bersifat umum dan tidak mengandung atau merupakan nasihat investasi atau produk investasi. Informasi diperoleh dari sumber-sumber yang dipercayai oleh First State Investments (“FSI”) dapat dipercaya dan akurat pada saat diterbitkan tetapi tidak ada pernyataan atau jaminan, dinyatakan atau tersirat, mengenai kewajaran, ketepatan, kelengkapan atau kebenaran informasi. Baik FSI, maupun asosiasi-asosiasi nya, juga tidak direktur, pejabat atau pegawai menerima tanggung jawab apa pun atas kerugian apa pun yang timbul baik secara langsung atau tidak langsung dari penggunaan dokumen ini.

Dokumen ini bertujuan memberikan informasi umum. Tidak dimaksudkan sebagai saran komprehensif atau sebagai saran khusus. Pandangan yang dipaparkan merupakan pandangan penulis pada saat penerbitan dan mungkin berubah dari waktu ke waktu. Ini bukan merupakan dokumen penawaran dan tidak dapat dihubungkan sebagai rekomendasi investasi. Tidak seorangpun harus bergantung terhadap isi dan/atau bertindak berdasar isi materi didalam dokumen ini tanpa memperoleh nasihat professional tertentu.

Informasi dalam dokumen ini tidak boleh diperbanyak secara keseluruhan atau secara terpisah atau didistribusikan tanpa ijin tertulis dari PT. First State Investments Indonesia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *