

” The way to build your savings is by spending less each month.”
Begitu kata Suze Orman, perencana keuangan asal Amerika Serikat. Berhemat memang susah dilakukan, karena bagi banyak orang, jauh lebih enak membelanjakan uang mereka tanpa harus dibatasi oleh aturan dan tanggung jawab.
Padahal, mengatur keuangan dengan baik akan menguntungkan diri sendiri. Dengan mengurangi pengeluaran yang kurang penting, ada pos lain yang bisa diisi atau justru ditambah jumlah pemasukannya, seperti pos investasi. Sayang, investasi, khususnya Reksa Dana, masih dianggap sesuatu yang asing atau kurang penting. “Toh, saya masih muda”, “Memangnya menabung biasa saja nggak cukup”, sampai “Aduh, untuk kebutuhan sehari-hari saja pas-pasan”, sering menjadi alasan untuk mengacuhkan investasi.
Padahal, investasi Reksa Dana saat ini sangat terjangkau dan mudah, karena selembar uang Rp100 ribu sudah bisa membuka gerbang bagi siapa pun untuk menjadi investor. Dan, seringkali dengan jumlah yang sama, kamu jauh lebih rela mengeluarkan uang untuk makan di restoran atau membeli barang ketimbang dibelanjakan Reksa Dana.
Nah, untuk kamu yang sedang membaca artikel ini dan setuju kalau investasi Reksa Dana itu ribet, cobalah simak 2 poin berikut :
1. Investasi Reksa Dana itu murah
Masih banyak yang beranggapan bahwa untuk berinvestasi membutuhkan uang banyak, sementara penghasilan yang diperoleh tiap bulan terbatas. Nyatanya, untuk memulai investasi tidak harus dengan jumlah besar.
Dengan dana minimal Rp100 ribu dan berbekal identitas diri yang masih berlaku, kamu sudah bisa mencatatkan diri sebagai investor. Dan bonusnya, jika menyisihkan Rp100 ribu secara rutin dalam jangka panjang, nilai uang tersebut akan jauh lebih tinggi dan malah mampu membuat keuanganmu lebih baik.
2. Informasi tentang Reksa Dana mudah didapat
Kendala lain yang sering dijadikan alasan untuk menunda investasi Reksa Dana adalah tidak tahu atau tidak ada yang memberi tahu apa itu dan bagaimana caranya. Wah, pada zaman serba Google search dan smartphone seperti ini, rasanya tidak tepat kalau kamu merasa tak memiliki akses apa pun untuk “menimba ilmu” tentang Reksa Dana.
Cukup ketik “Reksa Dana” di kolom pencarian, segala jenis informasi tentang investasi bisa kamu dapatkan. Belum lagi, buku dan artikel tentang Reksa Dana sudah dapat ditemui dengan mudah tanpa harus menuntut usaha lebih. Kuncinya hanya satu: niat. Benarkah kamu sudah berniat untuk mulai berinvestasi? Jika ya, maka niat itulah yang akan menggerakkan badan dan pikiranmu untuk mencari cara agar mendapatkan informasi yang dibutuhkan.
Jadi, sudah siapkah kamu berubah dengan mulai mengalokasikan uang Rp100 ribu untuk berinvestasi ketimbang dihabiskan untuk sekali makan di restoran ?
#yaREKSADANAaja #SekarangAja